BOJONEGORO – Kegiatan Car Free Day (CFD) Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, kian menunjukkan geliat positif.
Untuk kedua kalinya digelar, CFD ini sukses menyedot ratusan hingga ribuan pengunjung yang memadati ruas jalan desa sepanjang kurang lebih 1 kilometer, membentang dari Desa Woro hingga Dusun Sidonganti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Suasana CFD terasa istimewa. Jalan desa dipenuhi deretan lapak UMKM, sementara di kanan dan kiri terbentang hamparan persawahan hijau yang berpadu dengan udara sejuk serta semilir angin pagi.
Kondisi ini menciptakan pengalaman berbelanja sekaligus rekreasi yang jarang ditemui di wilayah pedesaan.
Ratusan pelaku UMKM tampak antusias menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner tradisional dan kekinian, minuman segar, fashion, hingga mainan balon dan wahana hiburan anak.
Keramaian pengunjung membuat aktivitas ekonomi bergerak dinamis sejak pagi hari.
Koordinator CFD Desa Woro, Iwan, mengaku sangat bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan CFD untuk kedua kalinya ini mendapat respons yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, kegiatan CFD ini disambut sangat positif oleh pengunjung. Ini menjadi motivasi kami untuk terus berbenah dan menyajikan yang lebih baik ke depannya,” ujar Iwan.
Dia menjelaskan, CFD Desa Woro memiliki tujuan utama untuk menghidupkan UMKM lokal, khususnya pelaku usaha dari Desa Woro.
Namun demikian, kegiatan ini juga terbuka bagi UMKM dari wilayah sekitar seperti Kecamatan Kepohbaru, Baureno, hingga Kanor.
“Harapan kami, CFD ini bisa terus berlanjut dan semakin ramai. Dengan begitu, UMKM bisa tumbuh dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” jelasnya.
Lebih jauh, Iwan mengungkapkan adanya cita-cita besar dari panitia dan pemuda desa. Ke depan, pihaknya berencana mengelola dan membenahi Embung Desa Woro agar dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata desa sekaligus ikon CFD.
“Kami punya mimpi menjadikan embung sebagai tempat wisata. Nantinya bisa menjadi spot foto atau area bermain, sehingga CFD punya ikon tersendiri dan manfaatnya semakin luas, terutama bagi masyarakat Desa Woro dan Karang Taruna,” ungkapnya.
Dirinya pun berharap dukungan dan doa dari berbagai pihak agar rencana tersebut dapat terwujud dan memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan desa. (mia)































