LAMONGAN – Upaya menjaga ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara konkret hingga ke tingkat desa. Komitmen tersebut tampak dalam Panen Raya Jagung yang digelar di lahan Kelompok Tani Tani Utomo, Desa Kakat Penjalin, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jumat (30/01/2026).
Kegiatan panen ini dipimpin langsung oleh Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, dan menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, jajaran Muspika, pemerintah desa, serta para petani dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.
Turut hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan tersebut Babinsa Desa Kakat Penjalin, Sertu Suprianto, yang selama ini konsisten melakukan pendampingan kepada petani, mulai dari masa tanam hingga panen.
Tak hanya melakukan panen, Kapten Inf Mustoha bersama unsur Muspika juga melaksanakan pengubinan, yakni metode penghitungan hasil panen untuk mengetahui tingkat produktivitas jagung per hektare.
Langkah ini dilakukan guna memperoleh data yang akurat sebelum panen dilakukan secara menyeluruh.
“Hari ini kami tidak hanya memanen jagung, tetapi juga memastikan hasilnya melalui pengubinan. Dari hasil sementara, produktivitas jagung cukup menggembirakan dan ini menjadi harapan baik bagi peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Kapten Inf Mustoha.
Ia menegaskan, kehadiran TNI bersama pemerintah daerah dan kepolisian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian.
Kegiatan Panen Raya Jagung ini turut dihadiri Camat Ngimbang Anton Sujarwo, S.Pd., M.M., Kapolsek Ngimbang Iptu Wayan Sumantra, Kepala Desa Kakat Penjalin Agung Prastyawan, Koordinator UPT Pertanian Suyanto, S.P., Bhabinkamtibmas Brigadir Deny, perangkat desa, serta seluruh anggota Kelompok Tani Tani Utomo.
Suasana kebersamaan tampak kental saat aparat TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan desa turun langsung ke lahan pertanian, bahu-membahu bersama petani memetik hasil panen jagung.
Semangat gotong royong lintas sektor ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap masa depan ketahanan pangan daerah.
Panen Raya Jagung di Ngimbang juga menegaskan semangat “Lamongan Megilan”, yakni komitmen daerah dalam menjaga kedaulatan pangan melalui kerja sama yang solid, harmonis, dan berkelanjutan. (epr)
































