Beranda TNI/POLRI Banjir Bengawan Jero Lamongan Rendam 12 Desa

Banjir Bengawan Jero Lamongan Rendam 12 Desa

LAMONGAN – Luapan air Bengawan Jero yang merendam wilayah Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan tak memadamkan semangat kebersamaan.

Di tengah genangan banjir, kolaborasi kemanusiaan justru kian terasa saat Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama TNI, Polri, dan BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, Selasa (20/1/2026).

Bantuan kemanusiaan dipusatkan di Posko Bencana Kecamatan Turi.

Sejak siang hari, berbagai logistik mulai berdatangan ke Pendopo Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, sebelum didistribusikan langsung kepada kepala desa dari 12 desa yang terdampak banjir Bengawan Jero.

Langkah cepat ini menjadi bukti kehadiran Pemerintah Kabupaten Lamongan di tengah situasi darurat, sekaligus upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama banjir belum surut.

Beragam bantuan disalurkan untuk menopang kehidupan warga yang terdampak.

Mulai dari beras sebanyak 3,6 ton, paket makanan tambahan bergizi, perlengkapan kebersihan dan higienitas, hingga kebutuhan sandang serta selimut untuk menjaga kesehatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Sebanyak 12 desa yang menerima bantuan tersebut meliputi Desa Kemlagigede, Kemlagilor, Pomahanjanggan, Bambang, Putatkumpul, Kepudibener, Karang Wedoro, Gedongboyountung, Turi, Tambakploso, Ngujungrejo, dan Balun.

Berdasarkan data sementara, banjir Bengawan Jero telah merendam ratusan rumah warga dan memaksa ribuan jiwa bertahan di tengah genangan air.

Tak hanya permukiman, dampak banjir juga meluas ke sektor pertanian dan pendidikan.

Ribuan hektare lahan sawah tergenang, sementara puluhan fasilitas pendidikan turut terdampak.

Camat Turi bersama unsur TNI dan Polri memastikan proses distribusi bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Personel gabungan juga disiagakan untuk mengawal pendistribusian hingga ke pelosok desa, memantau ketinggian air, serta membantu evakuasi warga apabila kondisi memburuk.

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung lancar dengan suasana penuh kehangatan dan solidaritas.

Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bergerak cepat, dan mendampingi masyarakat terdampak hingga air Bengawan Jero surut dan aktivitas warga kembali normal. (epr)