BOJONEGORO – Untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar pada jam-jam padat aktivitas masyarakat, Polsek Gondang Polres Bojonegoro kembali menggelar kegiatan rutin “Sapa Pagi”, Senin pagi (19/01/2026).
Program ini menjadi bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat Bojonegoro, khususnya saat pagi hari ketika warga mulai berangkat bekerja, bersekolah, dan menjalankan aktivitas harian lainnya.
Kapolsek Gondang, AKP Bambang Ady Tenggani, S.H., menegaskan bahwa pagi hari merupakan waktu penting yang membutuhkan kehadiran petugas di lapangan guna mencegah kemacetan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas di Bojonegoro.
“Melalui Sapa Pagi, kami ingin memastikan masyarakat Bojonegoro merasa aman dan nyaman saat memulai aktivitas. Kehadiran polisi di pagi hari adalah bentuk nyata pelayanan kami,” ujar AKP Bambang.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Gondang disiagakan di berbagai titik rawan kepadatan, mulai dari persimpangan jalan utama, kawasan sekolah, hingga pusat-pusat aktivitas warga.
Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membantu penyeberangan pejalan kaki agar lebih aman.
Lebih dari sekedar pengaturan lalu lintas, program Sapa Pagi juga menjadi sarana membangun kedekatan dan komunikasi antara polisi dengan masyarakat.
Pendekatan humanis terus dikedepankan agar warga merasa dilayani dan dilindungi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi adalah mitra masyarakat, hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membantu dan memberikan rasa aman,” tambahnya.
Kehadiran petugas sejak pagi mendapat apresiasi dari warga. Banyak pengguna jalan menilai kondisi lalu lintas menjadi lebih tertib dan terkendali, terutama di sekitar lingkungan sekolah.
“Kalau ada polisi, pagi hari jadi lebih lancar. Anak-anak juga lebih aman saat menyeberang,” ujar salah seorang warga.
Melalui kegiatan Sapa Pagi, Polsek Gondang, Polres Bojonegoro berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas semakin meningkat.
Dengan tertib di jalan, keselamatan bersama dapat terjaga dan aktivitas masyarakat pun berlangsung lebih nyaman.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap budaya tertib semakin tumbuh di tengah masyarakat Bojonegoro,” pungkas AKP Bambang. (mia)
































