KLIK INDONESIA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat serangkaian gempa bumi mengguncang berbagai wilayah di Indonesia sepanjang Minggu, 11 Januari 2026.
Aktivitas seismik ini terjadi di sejumlah daerah, mulai dari Sulawesi Utara, Papua, Nusa Tenggara, hingga Maluku, dengan magnitudo bervariasi.
Gempa dengan kekuatan terbesar tercatat terjadi di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dengan magnitudo 4,2.
BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi pada pukul 15.45.13 WIB. Episenter gempa berada di koordinat 3,48 Lintang Utara dan 127,08 Bujur Timur, atau sekitar 73 kilometer tenggara Melonguane.
Gempa ini terjadi pada kedalaman 32 kilometer dan dirasakan sebagai getaran ringan di sejumlah wilayah sekitar.
Hingga laporan ini diterbitkan, tidak ada informasi kerusakan maupun korban jiwa.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan resminya di akun X.
Selain Sulawesi Utara, gempa bumi juga mengguncang wilayah Keerom, Papua, pada pukul 12.28.17 WIB. Gempa ini memiliki magnitudo 3,1 dengan pusat gempa berada 40 kilometer tenggara Keerom.
BMKG mencatat gempa tersebut berlokasi di 3,70 Lintang Selatan dan 140,83 Bujur Timur, dengan kedalaman cukup dalam, yakni 92 kilometer.
Getaran gempa juga terjadi di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa bermagnitudo 3,5 ini terjadi pada pukul 11.49.54 WIB.
Pusat gempa berada di 249 kilometer barat daya Lombok Tengah, tepatnya di koordinat 10,95 Lintang Selatan dan 116,11 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.
Sementara itu, gempa bermagnitudo 3,1 mengguncang Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 11.09.05 WIB.
Episenter gempa terletak 18 kilometer barat daya Waingapu, dengan kedalaman 62 kilometer.
Tak berselang lama, gempa serupa juga terjadi di wilayah Seram Bagian Timur, Maluku, pada pukul 10.43.13 WIB.
Gempa berkekuatan 3,1 ini berpusat 87 kilometer barat daya Seram Bagian Timur, dengan kedalaman 38 kilometer.
Menariknya, Melonguane, Sulawesi Utara, tercatat mengalami dua kali gempa dalam satu hari.
Sebelum gempa magnitudo 4,2, wilayah ini lebih dulu diguncang gempa magnitudo 3,6 pada pukul 10.35.27 WIB.
Gempa tersebut berlokasi di 3,70 Lintang Utara dan 127,03 Bujur Timur, sekitar 51 kilometer tenggara Melonguane, dengan kedalaman 30 kilometer.
BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi BMKG. Hingga kini, seluruh gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. (Red)
































