Beranda Infotaiment Perkuat Gizi Anak, Muspika Brondong Lamongan Resmikan Dapur MBG

Perkuat Gizi Anak, Muspika Brondong Lamongan Resmikan Dapur MBG

LAMONGAN — Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini terus ditunjukkan Muspika Brondong.

Hal itu ditandai dengan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 yang berlokasi di Yayasan Al Khazani, Kecamatan Brondong, Kamis (8/1/2026).

Peresmian dapur gizi ini menjadi bagian penting dari dukungan terhadap Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan, menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor dalam memastikan pelayanan gizi anak berjalan tepat sasaran hingga ke tingkat akar rumput.

Danramil 0812/18 Brondong, Lettu Cke Muchtarul Amin, menyampaikan bahwa keberadaan dapur SPPG bukan sekadar fasilitas penunjang, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan generasi muda.

“Dapur SPPG ini bukan hanya tempat memasak, tetapi pusat pembinaan kesehatan anak. TNI siap mengawal kualitas gizi dan pendistribusian makanan agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Brondong Nurul Khumaidah menekankan pentingnya penerapan standar sanitasi serta pemenuhan nilai gizi sesuai parameter kesehatan nasional.

Ia memastikan pihak kecamatan akan melakukan pemantauan rutin guna menjaga mutu dan keamanan makanan yang diproduksi dapur SPPG.

“Kualitas makanan harus konsisten, mulai dari kebersihan dapur, bahan baku, hingga proses pengolahan. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.

Dukungan penuh Muspika juga mendapat apresiasi dari Ketua Yayasan Al Khazani, Pujiono. Ia menyebut dapur SPPG dibangun untuk memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas pengolahan makanan dengan standar tinggi. Dengan dukungan Danramil dan Muspika, kami optimistis program MBG akan berdampak besar bagi tumbuh kembang dan kecerdasan anak-anak,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui pemenuhan asupan protein, vitamin, dan nutrisi seimbang sejak dini, pemerintah menargetkan penurunan angka stunting sekaligus peningkatan kemampuan belajar anak.

Tak hanya berdampak pada kesehatan, program ini juga menggerakkan roda ekonomi lokal.

Petani dan peternak setempat dilibatkan sebagai pemasok bahan baku, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan beroperasinya Dapur SPPG 1 Yayasan Al Khazani, Kecamatan Brondong tercatat sebagai salah satu wilayah yang bergerak cepat mendukung program prioritas nasional dalam mencetak generasi sehat, kuat, dan berdaya saing. (epr)