Beranda Investigasi Proyek Pemeliharaan Aspal Jalan Ruas Maibit -Pandanagung Yang di Kerjakan CV Bima...

Proyek Pemeliharaan Aspal Jalan Ruas Maibit -Pandanagung Yang di Kerjakan CV Bima Sakti Tidak Sesuai Standard

TUBAN, KLIKINDONESIA – Pembangunan proyek APBD pemeliharaan berkala jalan ruas maibit pandan agung yang dikerjakan oleh CV bima sakti dengan nilai : 2.634080.000.dengan nomer kontrak: 620/187.73/PPK- BM-PAPBD/414.104.4/2025 yang mengerjakan tepatnya di sepanjang jalan nguruan jegulo soko di duga tidak sesuai standard yang di tentukan, Senin (05/01/2026)

Hal ini di buktikan saat team awak media K2RNEWS turun dilapangan Guna memenuhi data pemberitaan yang akurat dan berimbang ,team media k2rnews melakukan pengukuran tinggi dan melihat hasil jadi dari proyek aspal pembangunan jalan tersebut.

Disitu di temukan ada beberapa item yang diduga kurang memenuhi standard proyek aspal pembagunan jalan.mulai dari ketebalan ketinggian aspal,lem aspal yang kurang sehingga saat dilakukan pemadatan aspal kurang maksimal masih banyak bentuk aspal yang di gelar seperti sarang tawon yang dikhawatirkan dengan kondisi alam yang kurang bagus karena curah hujan tinggi menjadikan aspal tidak bisa bertahan lama.

Sementara itu via WhatsApp ,SV(inisial)kontraktor sampai perhari ini belum ada jawaban terkait adanya konfirmasi yang kita pertanyakan terkait ketebalan dan ketinggian serta kurangnya standard pemadatan pada aspal yang di duga kurangnya lem sehingga banyak hasil dari pemadatan dari apal tersebut dengan bentuk seperti sarang tawon.

Dengan kondisi pembangunan tersebut CV bima sakti di duga mendapatkan keuntungan banyak dan bisa merugikan negara ,sehingga rencana pembangunan jalan di Tuban tidak bisa tercapai dengan maksimal dan baik.

Sriyono bupati aliansi alam bersatu DPD Tuban menegaskan kejadian di atas sangat kita sesalkan apabila hal tersebut benar benar terjadi negara aka merugi dan kontraktor maupun PT atau CV yang kurang amanah dalam menjalankankan tugasnya, lebih baik tidak di gunakan lagi di tahun dan periode depan karena di anggap tidak bisa sinegi dan mendukung pembangunan khusunya pemerintahan kabupaten Tuban.

Sriyono juga berharap Dinas terkait ,PU,Inspektorat,kepolisian dan Kejaksaan bisa membantu melukan audit terkait proyek tersebut sehingga rencana pembangunan kota Tuban bisa di kerjakan dengan baik dan kondisif ,“ Pungkasnya. (Red)