BOJONEGORO — Upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui kegiatan Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim di Halaman Kantor Bakorwil II Bojonegoro, Selasa (16/12/2025).
Antusiasme warga Bojonegoro terlihat begitu tinggi. Sejak pagi hari, ratusan masyarakat memadati lokasi pasar murah hingga panitia memberlakukan sistem nomor antrian demi menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan.
Anis, warga Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro, mengaku telah datang sejak pukul 08.00 WIB untuk mendapatkan nomor antrian. Ia memanfaatkan momentum pasar murah ini untuk membeli berbagai kebutuhan pokok sekaligus sebagai stok di rumah.
“Kalau ada pasar murah seperti ini sayang kalau dilewatkan. Sekalian beli banyak karena harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar atau toko biasa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Disperindag Jatim menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di antaranya beras medium Rp11.000 per kilogram, beras premium Rp14.000 per kilogram, telur ayam ras Rp24.000 per pack, gula pasir Rp16.000 per kilogram, Minyakita Rp15.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih sinco Rp7.000 per 250 gram, serta bawang merah Rp8.000 per 250 gram.
Tak hanya membantu meringankan beban masyarakat, pasar murah ini juga melibatkan IKM dan UMKM lokal Bojonegoro, sehingga turut mendukung perputaran ekonomi daerah.
Hal serupa disampaikan Khasanah, warga Ledok Kulon, yang merasa terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Dia datang bersama tetangganya setelah mendapatkan informasi dari lingkungan sekitar.
“Begitu tahu ada pasar murah langsung berangkat bareng. Lumayan sekali bisa beli kebutuhan dapur dengan harga lebih murah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Jawa Timur berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menekan gejolak harga bahan pokok di tengah dinamika ekonomi saat ini. (mia)






























