BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro terus digencarkan. Polsek Kedungadem bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Kesongo berkolaborasi melakukan pemasangan rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan laka di sepanjang jalan raya Desa Kesongo, Kamis (13/11/2025).
Kapolsek Kedungadem AKP Mat Suiswanto, melalui Kanit Binmas Aiptu Sukatno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Pemasangan rambu ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Kesongo. Di beberapa titik jalan terdapat tikungan tajam dan jalan bergelombang, sehingga pengguna jalan perlu lebih berhati-hati,” ujar Aiptu Sukatno di lokasi kegiatan.
Menurutnya, meski kondisi jalan sudah cukup baik, namun karakter jalur yang berkelok dan naik turun membuat potensi kecelakaan tetap tinggi. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa.
“Dengan adanya rambu-rambu ini, minimal pengguna jalan terutama yang berasal dari luar daerah bisa lebih waspada ketika melintas di wilayah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan bahwa pemasangan rambu-rambu peringatan dilakukan secara swadaya oleh pemerintah desa bersama Polsek Kedungadem.
“Pemasangan tahap awal ini sebanyak 12 titik rambu peringatan di sepanjang jalan raya Kesongo. Ini adalah bentuk kepedulian kami atas seringnya terjadi kecelakaan di jalur ini,” terang Kusnadi.
Ia menambahkan, jalan raya Desa Kesongo kini menjadi salah satu jalur alternatif penghubung antara Jombang–Lamongan–Bojonegoro yang semakin padat oleh kendaraan dari berbagai daerah.
“Kami himbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara dari luar kota, agar berhati-hati ketika melintas. Kebanyakan kecelakaan terjadi karena mereka belum mengenal kondisi medan yang berkelok dan bergelombang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kusnadi berharap agar Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro dapat memberikan dukungan lanjutan berupa rambu permanen di titik-titik strategis.
“Sementara ini kami hanya bisa memasang rambu dari bahan banner, yang sifatnya sementara. Harapan kami, Dishub bisa membuat rambu permanen agar lebih efektif dan tahan lama,” pungkasnya.
Langkah kolaboratif antara Polsek Kedungadem dan Pemdes Kesongo ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya melalui pendekatan partisipatif antara aparat keamanan dan masyarakat. (sis)
































