BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Dalam upaya memperkuat semangat kerja dan meningkatkan kedisiplinan, PDAM Tirta Buana Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur menggelar kegiatan retret pegawai, yang berlangsung pada Jumat (07/11/2025) di lingkungan Kodim 0813 Bojonegoro.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai PDAM dan BUMD Bojonegoro dengan penuh semangat dan antusiasme.
Retret tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PDAM Bojonegoro dan Kodim 0813, dengan tujuan membangun kekompakan tim, memperkuat karakter, serta menumbuhkan etos kerja dalam memberikan pelayanan air bersih yang prima bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menyampaikan apresiasi kepada PDAM atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI dalam penyelenggaraan kegiatan pembinaan mental tersebut. Menurutnya, pelayanan publik di bidang air bersih membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga kuat secara mental dan moral.
“Pelayanan publik bukan hanya soal kemampuan teknis, tapi juga soal semangat kebersamaan, kedisiplinan, integritas, dan kepekaan terhadap tugas. Retret ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter dan menumbuhkan energi baru dalam bekerja,” Tegas Dedy.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Buana Bojonegoro, M. Khairul Anwar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi dan penyegaran bagi seluruh pegawai.
Ia menegaskan bahwa PDAM terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan manajemen, penguatan distribusi, serta pengembangan kompetensi pegawai.
“Setiap tetes air yang kita salurkan adalah cerminan dedikasi kita kepada masyarakat. Karena itu, kerja sama, komunikasi, dan kepedulian antar bagian harus terus diperkuat,” Ujar Khairul Anwar.
Tak ketinggalan, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono juga memberikan arahan yang menegaskan pentingnya retret sebagai bagian dari pembentukan budaya kerja yang responsif dan profesional.
Dia menekankan agar seluruh pegawai PDAM lebih peka terhadap kebutuhan serta keluhan masyarakat yang berkaitan dengan layanan air bersih, “Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pegawai PDAM harus tangkas, cepat, dan peduli dalam menangani setiap persoalan di lapangan. Hasil dari kegiatan ini harus nyata dirasakan dalam peningkatan pelayanan,” Pesan Bupati Wahono.
Kegiatan retret tersebut diakhiri dengan sesi evaluasi dan pembinaan motivasi bersama. PDAM Bojonegoro berencana melakukan tindak lanjut untuk memastikan hasil pelatihan benar-benar diterapkan dalam tugas sehari-hari pegawai.
Dengan semangat baru yang dibangun dalam retret ini, PDAM berharap mampu memberikan pelayanan air bersih yang lebih cepat, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Pro). *[]































