TUBAN – Sebanyak 74 personel Polres Tuban resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi terhitung mulai 1 Januari 2026.
Kenaikan pangkat ini menjadi momentum penuh kebanggaan sekaligus pengingat akan tanggung jawab yang semakin besar dalam pengabdian kepada masyarakat.
Upacara kenaikan pangkat digelar di lingkungan Mapolres Tuban, Rabu (31/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Plt. Kapolres Tuban Kombes Pol Agung Setyo Nugroho, S.I.K. Kegiatan tersebut diikuti 20 perwira pertama dan 52 personel bintara.
Selain itu, dua perwira pertama berpangkat AKP turut memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Polisi (Kompol) melalui upacara terpisah di Polda Jawa Timur. Keduanya yakni Kabag SDM Kompol Rukimin dan Kabagren Kompol Budi Feriyanto.
Tak kalah istimewa, AKP Suparto, yang hanya menyisakan sekitar tiga bulan masa dinas, juga mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian menjadi Kompol sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi panjangnya di institusi Polri.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Agung Setyo Nugroho menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak otomatis, melainkan reward institusi atas dedikasi, loyalitas, serta rekam jejak pengabdian yang bersih dari pelanggaran.
“Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi dan pengabdian anggota dalam menjalankan tugasnya dengan baik,” tegasnya.
Perwira menengah Polri yang kini mendapat promosi sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim tersebut berharap, kenaikan pangkat ini diiringi dengan peningkatan tanggung jawab, profesionalisme, serta mampu menjadi teladan bagi rekan kerja maupun keluarga.
Ia juga mengingatkan agar para personel tidak larut dalam euforia dan tetap menjaga sikap rendah hati.
“Jangan lupa diri. Kenaikan pangkat bukanlah segalanya. Semoga membawa barokah bagi keluarga dan menjadi motivasi untuk pengabdian yang lebih baik,” pesannya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres Tuban bersama para pejabat utama sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi seluruh anggota.
Suasana semakin meriah saat digelar tradisi siraman, di mana para personel yang naik pangkat disiram air menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Tradisi ini menjadi simbol penyegaran, kebahagiaan, dan kesiapan memikul amanah baru dalam jenjang karier kepolisian. (fh)































